Sabtu, 24 Juni 2017
HOME
 
Profil Pusinfo Profil BUMN Perkebunan
 
Kamis, 18 Desember 2014, 07:44 WIB
Update data
Profil BUMN Perkebunan
terbaru:
PTPN II Medan
 




 

SEJARAH PEMBENTUKAN

 

PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) atau PTPN XI merupakan salah satu BUMN agribisnis perkebunan dengan core business gula. Perusahaan ini bahkan satu-satunya BUMN yang mengandalkan sumber pendapatannya hanya dari gula melalui pengoperasian 16 pabrik gula (PG) di Jawa Timur dengan kontribusi 16-20% produksi nasional. Sebagian besar bahan baku dipasok petani sekitar yang menjalin kemitraan (partnership) dalam bentuk kerja-sama yang saling menguatkan dan saling menguntungkan dengan pihak PG. Karena itu keberadaan perusahaan lebih merupakan wujud nyata gerakan ekonomi kerakyatan yang di dalamnya menyangkut pemanfaatan sumber-daya lokal yang melibatkan komunitas setempat. Selain mengelola PG, perusahaan juga mengoperasikan 1 pabrik etanol (alkohol dan spiritus), 1 pabrik karung (goni dan plastik), dan 4 rumah sakit umum.

 

Perusahaan didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1996 tanggal 14 Pebruari 1996 yang merupakan gabungan antara PT Perkebunan XX (Persero) dan PT Perkebunan XXIV-XXV (Persero). Anggaran Dasar Perseroan (Persero) yang dibuat berdasarkan Akte Notaris Harun Kamil, Sarjana Hukum, Nomor 44 tanggal 11 Maret 1996 telah dilakukan perubahan dan mendapat persetujuan sesuai Surat Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor C-21048HT.01.04.Th.2002 tanggal 29 Oktober 2002. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar PTPN XI sesuai format isian Akta Notaris Model II yang tersimpan dalam database Salinan Akta Nomor 02 tanggal 02 Oktober 2002, yang dibuat oleh Notaris Sri Rahayu Hadi Prasetyo, Sarjana Hukum, berkedudukan di Tangerang.  Perubahan terakhir dilakukan dengan Akte Notaris Ny. Erna Anggraini Hutabatat, Sarjana Hukum di Surabaya  No. 12 tanggal 13 Agustus 2008.

 

PTP XX didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 1972 yang pada saat digabung mengelola 5 PG di Ngawi, Magetan, dan Madiun. Sedangkan PTP XXIV-XXV didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 1975 yang merupakan penggabungan PNP XXIV dan PNP XXV. Sampai tahun 1996, PTP XXIV-XXV mengelola 12 PG, 1 pabrik alkohol & Spiritus, 1 pabrik karung, dan 4 rumah sakit umum. Kecuali pabrik karung, semua unit usaha berada di Jawa Timur bagian timur.

 

STRUKTUR PERMODALAN

Sesuai peraturan pemerintah No.16 tahun 1996, PT. PERKEBUNAN XX (PERSERO) dan PT. PERKEBUNAN XXIV XXV (PERSERO) digabungkan/dilebur tanpa melakukan likuidasi dengan menjadi perseroan baru yang bernama “PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XI (PERSERO). modal dari perseroan baru ini didapatkan dari aset PT. PERKEBUNAN serta aset dari PT. PERKEBUNAN XXIV XXV (PERSERO), tidak termasuk aset Pabrik Gula Pelaihari di Kalimantan Selatan yang pengelolaannya diserahkan kepada PT.PERKEBUNAN NUSANTARA XIII (PERSERO).

Dalam akte pendirian Notaris Harun Kamil, SH No. 44 tanggal 11 maret 1996 modak dasar perusahaan ditetapkan sebesar Rp. 300 milyar, dalam perkembangannya sesuai dengan akte Notaris Sri Rahayu Hadi Prasetyo, SH, tanggal 02 oktober 2002 yang telah disahkan berdasarkan keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C 21048 HT.01.04 TH 2002, modal dasar perseroan berubah menjadi Rp. 650 Milyar.

Modal disetor perusahaan sebesar Rp. 165 milyar terdiri dari : 75.000 Saham utama dengan nilai Rp. 75 milyar. 90.000 saham biasa dengan nilai Rp. 90.000 milyar.

Berdasarkan Anggaran dasar perseroan, Struktur Permodalan perusahaan adalah sebagai berikut 
  1. Modal Dasar / Statutory Capital : 650.000 (Rp Juta)
  2. Modal Disetor / Paid Capital : 165.000 (Rp Juta)
  3. Modal yang masih harus disetor / Outstanding Capital : 485.000 (Rp Juta)
  4. Nilai nominal per saham / Nominal value per stock : 1 (Rp Juta)
 
BIDANG USAHA DAN WILAYAH KERJA

 

BIDANG USAHA DAN WILAYAH KERJA

PTPN XI bergerak dalam bidang usaha perkebunan tebu yang menghasilkan produk utama berupa gula pasir dan tetes.  Secara keseluruhan, unit usaha yang dikelola PTPN XI terdiri dari:


  1. PG Soedhono di Kabupaten Ngawi
  2. PG Poerwodadie di Kabupaten Magetan
  3. PG Redjosari di Kabupaten Magetan
  4. PG Pagottan di Kabupaten Madiun
  5. PG Kanigoro di Kabupaten Madiun
  6. PG Kedawoeng di Kabupaten Pasuruan
  7. PG Wonolangan di Kabupaten Probolinggo
  8. PG Gending di Kabupaten Probolinggo
  9. PG Padjarakan di Kabupaten Probolinggo
  10. PG Djatiroto di Kabupaten Lumajang
  11. PG Semboro di Kabupaten Jember
  12. PG De Maas (Beku operasi) di Kabupaten Situbondo
  13. PG Wringinanom di Kabupaten Situbondo
  14. PG Olean di Kabupaten Situbondo
  15. PG Pandjie di Kabupaten Situbondo
  16. PG Assembagoes di Kabupaten Situbondo
  17. PG Pradjekan di Kabupaten Bonowoso
  18. Pabrik Alkohol & Spiritus di Kabupaten Lumajang
  19. Pabrik Karung Goni Rosella Baru di Surabaya
  20. Rumah Sakit Djatiroto di Kabupaten Lumajang
  21. Rumah Sakit Lavalette di Kota Malang
  22. Rumah Sakit Wonolangan di Kabupaten Probolinggo
  23. Rumah Sakit Elisabeth di Kabupaten Situbondo
  24. Poliklinik Welas Asih Medika di Surabaya

 

VISI DAN MISI

Visi PTPN XI adalah menjadi badan usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan stakeholders secara berkesinambungan.  Sedangkan missinya, menyelenggarakan usaha agribisnis, utamanya yang berbasis tebu, melalui pemanfaatan sumber daya secara optimal dengan memperhatikan kelestarian lingkungan

 

BUDAYA PERUSAHAAN

  • Budaya perusahaan mencakup tiga pilar penting:
  • Sukses merupakan hasil kerjasama yang didukung prakarsa perorangan
  • Senantiasa berorientasi pada pertumbuhan dengan menciptakan dan memanfaatkan peluang
  • Mutu melandasi setiap perilaku

 

STRATEGI

Dalam upaya mewujudkan misi perusahaan tahun anggaran 2010, manajemen menetapkan strategi korporat, strategi bisnis serta kebijakan usaha sebagai berikut:

1.     Strategi Korporat.

Dalam upaya mencapai target dan sasaran kinerja perusahaan tahun 2010, strategi korporat yang dipilih adalah kombinasi stabilitas dan pertumbuhan dengan memantapkan usaha pokok dan bukan usaha pokok yang menguntungkan.

2.     Strategi Bisnis.

a.       Memantapkan usaha pokok (core business) melalui peningkatan produktivitas dan overallcost leadership untuk memperoleh harga pokok produksi yang kompetitifdan menghasilkan produk dengan mutu sesuai permintaan pasar.

b.       Aliansi usaha untuk meningkatkan kinerja usaha pokok dan mengembangkan usaha pendukung secara selektif.

c.       Mengembangkan sumber energi alternatif yang bersumber dari lingkungan industri sendiri.

 

KEBIJAKAN USAHA

Untuk mendukung keberhasilian strategi yang dipilih, maka kebijakan yang ditentukan adalah:

1.     Penerapan prinsip-prinsip good corporate governance dan code of conduct disemua  direktorat/bagian/unit usaha

2.     Peningkatan produktivitas

3.     Pengembangan kemampuan sumber-daya manusia

4.     Peningkatan efektivitas dan efisiensi sumber daya

5.     Meningkatkan dan menjaga mutu

6.     Mengembangkan dan memperluas penjualan

7.     Meningkatkan built-in control dan early warning system

 

ALAMAT PERUSAHAAN

PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero)

Jalan Merak 1 Surabaya - 60175 
Telp : 031-3524596
Fax : 031-3522992

Website: http://www.ptpn11.com

 



 
Kantor Pusat LPP / Jl. LPP No.1 (Jl. Urip Sumoharjo) Yogyakarta 55222 Telp.: +62 274 586201 / Fax: +62 274 5138469 / e-mail: pusat@lpp.ac.id
Hak Cipta © 2009. Lembaga Pendidikan Perkebunan. Hak Cipta Dilindungi.