Senin, 24 April 2017
HOME
 
Profil Pusinfo Profil BUMN Perkebunan
 
Kamis, 18 Desember 2014, 07:44 WIB
Update data
Profil BUMN Perkebunan
terbaru:
PTPN II Medan
 

 
Sekilas Tentang PT. Rajawali Nusantara Indonesia

Pada tahun 1863 seorang pengusaha China mendirikan perusahaan perdagangan hasil bumi di Semarang dengan nama NV Handel My Kian Gwan yang kemudian berkembang menjadi perusahaan konglomerasi dengan induk perusahaan bernama Oei Tiong Ham Concern. Pada tahun 1961 induk perusahaan tersebut diambil alih Pemerintah yang kemudian pada tahun 1964 seluruh harta kekayaannya yang ada di Indonesia digunakan sebagai penyertaan dalam pendirian PT Rajawali Nusantara Indonesia ( RNI ).

Sejak pendiriannya pada tahun 1964, RNI sudah merupakan holding company dengan 10 anak perusahaan yang bergerak dibidang agro industri, farmasi dan alat kesehatan, perdagangan, properti dan jasa. Dalam rangka pengembangan usaha selanjutnya, disamping dilakukan berbagai diversifikasi dimasing-masing bidang usaha, juga dikembangkan industri hilir dan pemanfaatan produk samping.

Seiring dengan perubahan kondisi perekonomian, peraturan perundang -undangan serta kebijakan pemerintah yang terkait dengan BUMN, dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan, mulai tahun 1998 manajemen telah melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap kondisi usaha yang ada dengan kembali pada core business dan core competence semula yaitu agro industri, farmasi dan alat kesehatan serta perdagangan. Dengan menjadikan bidang perdagangan sebagai ujung tombak yang ditopang oleh bidang agro industri dan farmasi, diharapkan tercipta sinergi diantara ketiganya.

Bidang agro industri meliputi : gula, kelapa sawit, karet, teh dan hortikultura. Bidang farmasi dan alat kesehatan, meliputi : industri obat-obatan, industri alat radiologi, alat suntik, kondom dan reagensia. Bidang perdagangan, disamping menjadi agen dari prinsipal lain, juga memiliki industri kulit, sarung tangan, dan karung plastik.

Pengembangan industri hilir dan pemanfaatan produk samping meliputi : pabrik alkohol, spiritus, dan arak dengan bahan baku tetes, pabrik pakan ternak dengan bahan baku pucuk tebu, pabrik particle board dengan bahan baku bagas, pabrik kanvas rem dengan bahan baku bagas, pabrik pupuk mix dengan bahan baku blotong dan abu ketel.



 
Kantor Pusat LPP / Jl. LPP No.1 (Jl. Urip Sumoharjo) Yogyakarta 55222 Telp.: +62 274 586201 / Fax: +62 274 5138469 / e-mail: pusat@lpp.ac.id
Hak Cipta © 2009. Lembaga Pendidikan Perkebunan. Hak Cipta Dilindungi.